SOSIALISASI SISTEM INFORMASI PELAYANAN PERIZINAN (SIPP) BERBASIS TRACKING SYSTEM 2017


BOYOLALI – Menjawab tantangan nasional dalam penyelenggaraan pelayanan bidang perizinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelayanan Perizinan berbasis Tracking System. Sosialisasi dihadiri oleh Bupati  Boyolali, Plh Sekretaris Daerah dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tehnis yang terkait dengan penerbitan rekomendasi perizinannya beserta narasumber dari Penyedia Jasa Pihak Ketiga Yogyakarta yang menfasilitasi untuk pembuatan sistem aplikasinya.    Aplikasi tersebut merupakan pengembangan aplikasi yang telah diterapkan di DPMPTSP yang bertujuan meningkatkan standar pelayanan perizinan yang efisien, mudah dan terintregasi. Hal tersebut telah disampaikan kepala DPMPTSP Kab Boyolali EL. RUSDIJANTI, HL.,S.H dalam sosialisasi SIPP di aula kantornya senin (11/9).”SIPP berbasis Tracking System untuk meningkatkan standar pelayanan perizinan yang lebih mudah dan ada kepastian waktu dan biaya, ”terangnya.

            Sosialisasi diawali sambutan dari Plh Sekretaris Daerah/Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Boyolali yang menyampaikan agar semua komponen Pemerintah baik Pusat sampai Daerah agar senantiasa melakukan inovasi-inovasi untuk perbaikan kualitas pelayanan publik. Dengan adanya penerapan sistem aplikasi yang akan dilaksanakan nanti diharapkan proses penerbitan izin akan selalu terpantau dan cukup satu kali jalan permohonan izin bisa selesai di satu tempatdan pemohon tidak perlu datang ke berberapa Dinas terkait untuk mencari rekomendasi. Demikian juga dari Kabag Organisasi Setda Kab. Boyolali, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk percepatan penyusunan Perbub tentang pelayanan perizinan terpadu satu pintu termasuk untuk pembuatan SOPnya. Untuk sistem aplikasi pelayanan perizinan model Tracking Sistem ini akan di uji cobakan selama 3 Bulan  dan efektif berlaku tahun 2018.

            BUPATI BOYOLALI dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa proses perizinan akan disederhanakan karena telah menjadi tuntutan para pelaku usaha. Dengan memanfaatkan tehnologi informasi dan menyiapkan admin yang profesional diharapkan waktunya pelaksanaannya akan cepat, mudah, murah, transparan dan lebih terukur. Hilangkan ego sektoral sehingga pelayanan terpadu satu pintu benar-benar tersentral di satu pintu dan bukan parsial yaitu di DPMPTSP Kab. Boyolali. Lakukan regulasi-regulasi untuk perizinan yang ada agar lebih mudah dan simpel termasuk menghilangkan izin gangguan (HO), “Tandasnya. ( mjk/dst)

Copyright © 2017 DPMPTSP Pemerintah Kabupaten Boyolali